Halaman

    Social Items


 

Program Pengabdian dan Dakwah Santri atau disebut PPDS merupakan kegiatan pondok yang wajib di ikuti oleh para santri akhir (kelas 3) SMP maupun SMA dan merupakan syarat mereka lulus dari Pondok Pesantren.

Berbicara tentang karakter santri di pondok pesantren pasti setiap individu dari kita mengetahuinya entah itu dari sifatnya yang sopan santun ramah, baik dan banyak lagi yang dimilki oleh para santri. Itu semua Karena santri ketika di pondok mereka banyak sekali mendapatkan berbagai teman, pengalaman, cerita, makna hidup, pendidikan dan beberapa pelajaran pelajaran yang mereka tiddak temukan di luar pondok karena itu semua merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi para santri di kehidupan mereka.

Ketika kita mengajarkan kepada mereka arti bersosialisasi, yang mereka lakukan adalah mencari teman sebanyak mungkin di dalam pondok guna agar mereka tidak hanya hidup sendirian karena setiap individu dari kita di tidak dapat yang namanya hidup sendirian Karen akan mustail kita hidup di dunia ini apabila kita hanya hidup sseorang diri.

Bersosialisasi bersama teman ketika mereka masih duduk di bangku sekolah pun tidak cukup. Untuk kehidupan mereka. Mengapa? Karena kehidupan yang sesungguhnya bagi mereka adalah hidup di lingkungan masyarakat. Disitulah yang harus di butuhkan oleh setiap anak yang sudah balik usia agar mereka tidak kaget dan panik ketika mereka sudah hidup berumah tangga dan yang pertama di hadapi oleh mereka adalah MASYARAKAT.

Tidak salah jika Islam merupakan ajaran yang paling komprohensif, Islam sangat rinci mengatur kehidupan umatnya, melalui kitab suci al-Qur’an. Allah SWT memberikan petunjuk kepada umat manusia bagaimana menjadi insan kamil atau pemeluk agama Islam yang kafah atau sempurna.

Secara garis besar ajaran Islam bisa dikelompokkan dalam dua kategori yaitu Hablum Minallah (hubungan vertikal antara manusia dengan Tuhan) dan Hablum Minannas (hubungan manusia dengan manusia). Allah menghendaki kedua hubungan tersebut seimbang walaupun hablumminannas lebih banyak di tekankan. Namun itu semua bukan berarti lebih mementingkan urusan kemasyarakatan, namun hal itu tidak lain karena hablumminannas lebih komplek dan lebih komprehensif. Oleh karena itu suatu anggapan yang salah jika Islam dianggap sebagai agama transedental.

Surat al-Ra’du ayat 11

لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُوْ نَهُ مِنْ اَمْرِاللهِ إِنَّ اللهََ لاَيُغَيِّرُ مَابِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوْامَا بِأَنْفُسِهِمْ وَاِذَا أَرَادَاللهُ بِقَوْمٍ سُوْءًا فَلاَ مَرَدَّالَهُ وَمَالَهُمْ مِنْ دُوْنِهِ مِنْ وَّالٍ

Artinya : Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, dimuka dan dibelakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah, sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Allah.

Di Pondok Pesantren Mamba’ul Bayan NW yang menjadi tugas untuk mndapatkan pelajaran dan pengalaman hidup yaitu Program Pengabdian dan Dakwah Santri (PPDS). Program ini dikhususkan bagi santriwan tingkat akhir (Kelas IX dan Kelas XII).

Program ini dilaksanakan dari tanggal 10 Januari 2021 sampai dengan tanggal 21 Januari 2021 dengan pesertanya berjumlah 22 orang, 8 orang dari SMP dan 14 Orang dari SMA. Pada pelaksanaan program ini, santri dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama di kirim ke Kecamatan Bayan dan satu kelompok lagi dikirim ke kecamatan Kayangan. Kelompok yang telah dibagi kemudian disebar ke beberapa desa yang ada di kecamatan tersebut.

Santri Mamba'ul Bayan sudah bisa bermasyarakat? Anda wajib tahu program Ponpes Mamba'ul Bayan yang satu ini!


 

Program Pengabdian dan Dakwah Santri atau disebut PPDS merupakan kegiatan pondok yang wajib di ikuti oleh para santri akhir (kelas 3) SMP maupun SMA dan merupakan syarat mereka lulus dari Pondok Pesantren.

Berbicara tentang karakter santri di pondok pesantren pasti setiap individu dari kita mengetahuinya entah itu dari sifatnya yang sopan santun ramah, baik dan banyak lagi yang dimilki oleh para santri. Itu semua Karena santri ketika di pondok mereka banyak sekali mendapatkan berbagai teman, pengalaman, cerita, makna hidup, pendidikan dan beberapa pelajaran pelajaran yang mereka tiddak temukan di luar pondok karena itu semua merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi para santri di kehidupan mereka.

Ketika kita mengajarkan kepada mereka arti bersosialisasi, yang mereka lakukan adalah mencari teman sebanyak mungkin di dalam pondok guna agar mereka tidak hanya hidup sendirian karena setiap individu dari kita di tidak dapat yang namanya hidup sendirian Karen akan mustail kita hidup di dunia ini apabila kita hanya hidup sseorang diri.

Bersosialisasi bersama teman ketika mereka masih duduk di bangku sekolah pun tidak cukup. Untuk kehidupan mereka. Mengapa? Karena kehidupan yang sesungguhnya bagi mereka adalah hidup di lingkungan masyarakat. Disitulah yang harus di butuhkan oleh setiap anak yang sudah balik usia agar mereka tidak kaget dan panik ketika mereka sudah hidup berumah tangga dan yang pertama di hadapi oleh mereka adalah MASYARAKAT.

Tidak salah jika Islam merupakan ajaran yang paling komprohensif, Islam sangat rinci mengatur kehidupan umatnya, melalui kitab suci al-Qur’an. Allah SWT memberikan petunjuk kepada umat manusia bagaimana menjadi insan kamil atau pemeluk agama Islam yang kafah atau sempurna.

Secara garis besar ajaran Islam bisa dikelompokkan dalam dua kategori yaitu Hablum Minallah (hubungan vertikal antara manusia dengan Tuhan) dan Hablum Minannas (hubungan manusia dengan manusia). Allah menghendaki kedua hubungan tersebut seimbang walaupun hablumminannas lebih banyak di tekankan. Namun itu semua bukan berarti lebih mementingkan urusan kemasyarakatan, namun hal itu tidak lain karena hablumminannas lebih komplek dan lebih komprehensif. Oleh karena itu suatu anggapan yang salah jika Islam dianggap sebagai agama transedental.

Surat al-Ra’du ayat 11

لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُوْ نَهُ مِنْ اَمْرِاللهِ إِنَّ اللهََ لاَيُغَيِّرُ مَابِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوْامَا بِأَنْفُسِهِمْ وَاِذَا أَرَادَاللهُ بِقَوْمٍ سُوْءًا فَلاَ مَرَدَّالَهُ وَمَالَهُمْ مِنْ دُوْنِهِ مِنْ وَّالٍ

Artinya : Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, dimuka dan dibelakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah, sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Allah.

Di Pondok Pesantren Mamba’ul Bayan NW yang menjadi tugas untuk mndapatkan pelajaran dan pengalaman hidup yaitu Program Pengabdian dan Dakwah Santri (PPDS). Program ini dikhususkan bagi santriwan tingkat akhir (Kelas IX dan Kelas XII).

Program ini dilaksanakan dari tanggal 10 Januari 2021 sampai dengan tanggal 21 Januari 2021 dengan pesertanya berjumlah 22 orang, 8 orang dari SMP dan 14 Orang dari SMA. Pada pelaksanaan program ini, santri dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama di kirim ke Kecamatan Bayan dan satu kelompok lagi dikirim ke kecamatan Kayangan. Kelompok yang telah dibagi kemudian disebar ke beberapa desa yang ada di kecamatan tersebut.

Tidak ada komentar