Rukun Iman adalah tiang-tiang pondasi keimanan dari seorang muslim, apabila ia memiliki dan mengamalkan rukun iman, maka dia akan memiliki keimanan yang kuat. Dan apabila ia mengabaikan rukun iman dalam hidupnya, maka ia akan dengan mudah diguncang hatinya dengan berbagai masalah dan kegelisahan dalam keimanan.
Terdapat enam rukun iman, yang didasarkan pada ayat-ayat Jibril pada kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim yang diriwayatkan oleh Umar bin Khattab. Berikut keenam rukun iman tersebut:
1- Iman kepada Allah
2- Iman kepada Malaikat
3- Iman kepada kitab-kitab Allah
4- Iman kepada rasul
5- Iman kepada hari akhir
6- Iman kepada qodho dan qodar
Rukun iman telah dicantumkan atau disebutkan di dalam al qur’an pada surat Al Baqarah ayat 177 yang artinya: “Akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu adalah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi.” Disini disebutkan terdapat lima hal yang mampu menjadi dasar keimanan atau sumber kebaikan dalam islam.
Iman menurut bahasa Arab artinya percaya. Sedangkan menurut Al-Jurjani dalam At-Takrifat, secara bahasa, iman adalah membenarkan dengan hati. Sementara menurut syariat, iman adalah meyakini dengan hati dan mengikrarkan dengan lisan. Adapun 'berdasarkan dalil' artinya keimanan harus dibangun di atas dalil, bukti, dan argumen yang kuat.
Keyakinan dalam hati dan pengakuan lisan itu harus sejalan. Menurut sejumlah ulama, dikutip dari laman Nahdlatul Ulama, perbuatan bukan bagian dari iman. Karena perbuatan itu timbul dari iman itu sendiri. Iman dan Islam itu tidak dapat dipisahkan. Maka dari itu, jika seorang yang mengaku Islam tapi tidak iman, berarti ia tidak akan mendapatkan faedah di akhirat nanti. Begitu juga sebaliknya, jika ia beriman tetapi tidak Islam, dalam agama Islam menyebutkan ia tidak akan selamat dari siksa neraka yang amat pedih.
Berikut Penjelasan 6 Rukan Iman:
1- Iman Kepada Allah : Iman kepada Allah menjadi urutan pertama dan poin terpenting dalam Islam. Allah SWT maha besar, Dia pencipta semua yang ada di alam semesta ini. Dia pula yang menguasai segala isi alam semesta, akhirat, dan lainnya. Tidak ada Tuhan selain Allah SWT, hanya Allah yang maha Esa, tidak ada duanya. Meyakini Allah tidak hanya melalui kata-kata, tapi juga dibutuhkan bukti. Dari amal perbuatan, melaksanakan semua perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Semua makhluk diwajibkan menyembah Allah, tak hanya manusia semata, melainkan hewan, tumbuhan, jin, hingga malaikat.
2- Iman Kepada Malaikat : Allah dalam memberikan tugas untuk mengatur seluruh isi alam, melalui malaikat-malaikatnya. Beriman dan meyakini malaikat sebagai utusan Allah menjadi rukun iman kedua. Para malaikat bertugas sebagai perantara Allah juga tertuang pada Alquran surah An Nahl ayat 2, yang berarti “Allah menurunkan para malaikat untuk membawa wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Allah kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, yaitu: “Peringatkanlah olehmu sekalian, bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku”.
3- Iman Kepada Kitab-kitab-Nya : Allah menuliskan ajaran-Nya melalui perantara wahyu yang diturunkan lewat malaikat. Wahyu tersebut tertuang pada kitab-kitab ajaran Islam. Kitab itu diturunkan kepada para Rasul, untuk kemudian dilanjutkan ke seluruh umat Islam. Agar dapat diamalkan seluruh umat sampai kiamat kelak. Kitab-kitab ini sebagai pedoman dan pegangan umat di kala para rasul sudah wafat. Dengan berpedoman teguh pada kitab-kitab Allah, niscaya manusia bisa selamat dari siksa api neraka. Segala pertanyaan dan aturan Islam sudah tertuang di dalam kitab-kitab Allah tersebut. Adapun kitab yang perlu diimanin oleh umat Islam terdiri 4 (empat).
4- Iman Kepada Nabi Dan Rasul : Malaikat Jibril menyampaikan wahyu pada Nabi dan Rasul keempat kitab suci, yaitu Taurat, Zabur, Inj…




Tidak ada komentar